Jumat, 28 Agustus 2009

IBU, mandiin donk!!


Diambil dari sebuah majalah


Semasa kuliah ia tergolong berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak awal, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik. Ketika Universitas mengirim kami untuk mempelajari Hukum Internasional di University Utrecht, di negerinya bunga tulip, beruntung Rani terus melangkah.

wortel, telur, dan Kopi



Seorang anak perempuan mengeluh pada sang ayah tentang kehidupannya yang sangat berat. Ia tak tahu lagi apa yang harus dilakukan dan bermaksud untuk menyerah. Ia merasa capai untuk terus berjuang dan berjuang. Bila satu persoalan telah teratasi, maka persoalan yang lain muncul.

Pasir dan Pahatan batu



Suatu ketika, ada sepasang pengembara yang sedang melakukan perjalanan. Mereka, kini tengah melintasi padang pasir yang sangat luas. Sepanjang mata memandang, hanya ada horison pasir yang terbentang. Tapak2 kaki yang ada di belakang mereka, membentuk jejak2 yang tak putus. Susunannya meliuk-liuk, tampak seperti kurva garis, yang berujung di setiap langkah yang mereka lalui. Sesekali debu2 pasir menerpa tubuh, dan membuat mereka berjalan merunduk, agar terhindar dari badai kecil itu.

Akibat Dari Kemarahan

Seorang anak memiliki sifat yang suka marah.

Ayahnya memberikan kepadanya sekantong paku dan mengatakan agar setiap kali rasa marahnya timbul, agar ia memasukkan sebuah paku di dalam pagar kayu yang ada di belakang rumah mereka.

Cinta Sejati


Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acara pernikahannya sungguh megah.

Semua kawan2 dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh2 saling mencintai.

Ketika Tuhan Berkata Tidak


Ya Tuhan ambillah kesombonganku dariku,
Tuhan berkata, "Tidak ... bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Cinta Dan Waktu

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda2 abstrak.

Ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

belalang


Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak.
Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut.
Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Keangkuhan yang Tersembunyi


Saya pernah bertemu dengan seorang pria yang mengatakan bahwa dia tidak pernah berbuat dosa!

Karena kami berdua sama sama tertarik pada masalah agama, maka pembicaraan santai kami berubah ke hal-hal yang lebih serius.

Menjadi Cantik

Sepasang suami-istri pergi belanja di sebuah toko suvenir. Setelah beberapa waktu melihat-lihat, mata mereka tertuju kepada sebuah tembikar yang indah.

Dua Butir Telur


Dua butir telur sedang berdiskusi mau jadi apa mereka kelak.

Telur pertama berkata dia ingin menjadi tiram...dia hanya diam dalam air dan makanan akan datang dengan sendirinya seiring dengan arus laut. Dia tidak perlu bersusah payah mengambil keputusan dan inisiatif juga tidak perlu bertanggung jawab terhadap siapapun.

Ketika Kepercayaan Telah Runtuh


detak-detik jantung
mengiringi langkah indah kita untuk terus melangkah

seperti halnya keteguhan akan kepercayaan
yang harusnya tidak tergoyahkan...

Cinta Tidak Pernah Salah, Tapi Terkadang Pilihan Yang Keliru

Pastinya semua orang yakin Kalau mereka selalu pernah merasakan apa yang dinamakan CINTA? Siapa yang tidak pernah??? Binatang pun sangat men"cintai" anaknya, betinanya, jantannya...


Kalah dong manusia kalau tidak pernah kenal apa itu Cinta, namun bukan itu yang ingin kita bahas. bagi yang sudah merasakan CINTA, pernah kan merasakan kekecewaan ataupun yang sering di kenal dengan putus CINTA?

Karena Cinta

Memperhatikan sungguh butuh waktu dan kesabaran

Memahami sungguh butuh pengertian

Mengerti sungguh butuh ketabahan dan kesetiaan

Mencintai sungguh butuh pengorbanan



Namun…

Rindu Damai


Langit menjadi semakin kelam

Guntur merintih pilu

Awan ikut menangis sendu

Kamis, 27 Agustus 2009

Inginkan Kebahagiaanmu...


Apakah kau tahu?

Betapa rindunya jiwa ini…

Akan hadirnya diriku merajai ruang hatimu

Engkau Segalaku




Akhirnya kumengerti…

Siapa yang selalu lembut menjaga hatiku

Dia…

Berkelana Dalam Anganku


Kulayangkan pikiran hampaku

Ke dunia tak’ berujung

Mendekapku untuk terjaga dalam anganku

Menyelimutiku dalam mimpi yang tiada akhir

Diriku... bukan MiliKku lagi...


Suram ini…

Menyelimuti hati

Merangkul kalbu

Mengikis semua harapan

Melahap indahnya cahaya