Pandangan mataku menyapu ke segala sudut ruangan ini. Kukenali sebagai sebuah kamar sederhana yang apik. Berbagai macam barang tersusun rapi pada SpringBed bernuansa merah menyala. Di beberapa tempat tampak dihiasi oleh aksara mandarin. Akhirnya kumaknai bahwa ruangan ini adalah ruang tidur persiapan untuk pasangan pengantin yang menikah dalam adat Tionghoa.
Terkaget sendiri menyadari diriku tidak berada pada kamar tidurku sebagaimana semestinya. Kupandang kostum yang kugunakan, baju tidur. Tanpa dapat kukendalikan keningku mengernyit menandakan kebingungan dengan situasi yang berbeda antara tempatku berada dengan pakaian yang kini melekat di tubuhku.


