
saat liburan kemarin yang sangat menyenangkan, aku mendapatkan satu ilham... dan THX GOD. di hangmui, saat aku berjalan melewati rintangan bebatuan itu, suatu gambaran atau ilustrasi akan hidup kudapatkan.
saat berjalan melewati bebatuan yang kecil dan arus yang kecil, maka pijakan kaki kita selalu mantap n ga membutuhkan bantuan kita. namun, saat melewati batu besar dan licin serta ditambah dengan arus yang besar, maka kita selalu membutuhkan bantuan dan bahkan mencari bantuan orang untuk menghadapi batu dan arus yang kelihatannya sulit untuk kita lewati. di sini menggambarkan bahwa di dalam hidup kita, kita tidak mungkin tidak membutuhkan orang lain untuk menghadapi rintangan. namun, kita tidak boleh manja juga saat rintangan kecilpun kita harus menghadapinya dengan bantuan orang lain.
saat berjalan melalui bebatuan yang kadang besar dan kecil, dengan arus yang besar dan kecil ini pun, aku terus melangkah... rasa cape dan lelah emang ada, namun saat ku menatap ke belakang, langkahku telah jauh, tanpa kusadari... aku telah melewatkan pijakan-pijakan yang cukup sulit. satu gambaran yang kudapat adalah jangan selalu hanya memandang dan berencana ke tujuan kita, namun jadikan tujuan itu pacuan untuk kita terus melangkah maju. saat kita melangkah cobalah untuk berhati-hati dan tidak menyerah dalam melangkah. dan tanpa kita sadari, saat kita terus berniat melangkah maju dengan mantap, maka kita akan mencapai tujuan kita tanpa terus memandang dan mengimpikan tujuan itu sendiri.
saat aku mencapai tujuan yang belum berakhir itu, aku merasa lelah n cape, namun cukup menyenangkan, karena aku mampu mencapai tempat itu dengan bantuan dan melawan rasa takutku. bersyukur. namun, banyak hal yang harus kuingat adalah bahwa aku harus kembali lagi. hal ini mengilustrasikanku untuk tidak melupakan langkah-langkah yang kulalui dan penderitaan akan karenanya serta bantuan-bantuan yang kuperoleh, hal ini berguna agar aku nggak menjadi orang yang sombong saat aku telah meraih sesuatu.
hal terakhir yang kudapatkan... adalah bahwa semua rintangan yang terjadi dalam hidup ini sebaiknya kuasumsikan sebagai tantangan hidup yang akan memacu diriku untuk semakin maju dan bertumbuh. dengan asumsi rintangan sebagai tantangan, maka kita tidak mudah menyerah untuk banyak kejadian yang membuat kita terpuruk. karena saat kita menganggapnya sebagai rintangan, maka asumsi kita adalah masalah dalam hidup. sedangkan jika kita menganggapnya sebagai tantangan, maka asumsi kita adalah perjuangan hidup.
jadi??? ANDA menganggapnya tantangan atau rintangan???
~Lily Zhang~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar