Kamis, 15 September 2011

Pulang


"Bunda jahat" protesku kasar, membanting pintu dan beranjak pergi.
“Monic...” Panggil Bunda pelan.
Kejadian pagi ini membawaku pada sisi jalan yang terasa menyindir langkahku. Tidak terasa langkah ini membawaku tiba di daerah kumuh di pinggiran kota. Jalanan yang tidak diaspal, penuh sampah yang berserakan menghias jalanan yang terhimpit gubuk yang hampir ambruk. Banyak suara keras terdengar, samar-samar kuketahui banyak pertengkaran kerasnya kehidupan yang mewarnai, sedangkan aku tidak bersyukur. Menuntut bundaku untuk melanjutkan kuliah S2. Sedangkan banyak yang jauh tidak beruntung, kulangkahkan kaki di jalan beraspal, menuju rumahku.
“Maafin Monic Bunda...” Ucapku menyesal, senyum lembut Bunda menyadarkanku betapa aku sangat beruntung.
15 Mei 2011
challenge 100 kata (www.caferusuh.blogspot.com)
~Lily Zhang~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar